Berkenalan Dengan Kopi Robusta

Yuk, berkenalan dengan kopi robusta lebih dekat! Robusta adalah varietas tanaman kopi Canephora (Coffea canephora var. robusta). Salah satu dari dua kopi utama yang dibudidayakan secara komersial. Seperti yang kita tahu, keduanya yaitu kopi arabika dan robusta.

berkenalan dengan kopi robusta

Belajar tentang varietas kopi yang berbeda memang sangat menyenangkan dan menarik. Sebagai permulaan, kami menyarankanmu untuk memilih kopi berdasarkan preferensi selera pribadi. Karena itu akan jauh lebih nikmat dan sesuai dengan karaktermu.

Sama seperti ketika kami beli kopi tuban di Prima Java.

Meskipun begitu, dikesempatan kali ini, kami lebih suka membicarakan kopi robusta. Kopi yang kualitasnya jauh di bawah arabika. Tapi begitu disukai orang, unik bukan?

Berkenalan Dengan Kopi Robusta Lebih Dekat

Penggunaan Umum Biji Kopi Robusta

Biji kopi robusta sebagian besar digunakan untuk kopi instan. Biji kopi ini mengandung kafein dua kali lebih banyak dari biji kopi arabika. Banyak pemanggang kopi besar di dunia menggunakan biji robusta. Tentunya dalam jumlah yang besar pula.

Padahal, sekitar 70% dari semua kopi yang ditanam adalah arabika. Sedangkan tanaman kopi robusta hanya mencakup sekitar 25% sampai 30% dari sisanya.

Menanam Kopi Robusta

Tanaman robusta lebih mudah tumbuh dan lebih kuat. Ini karena tanaman kopi robusta mentolerir kondisi tanah dan iklim yang kurang menguntungkan. Tanaman kopi ini juga mampu tumbuh di ketinggian yang lebih rendah.

Sebaliknya, spesies arabika lebih rentan terhadap penyakit kopi, hama, lebih sensitif terhadap penanganan dan suhu, dan memiliki hasil panen per tanaman yang lebih rendah. Sehingga kopi robusta dianggap jauh lebih murah untuk ditanam.

Tanaman kopi robusta tingginya bisa mencapai 10 meter. Namun sistem akarnya sangat dangkal. Ceri kopi robusta yang bulat dapat memakan waktu hingga 11 bulan untuk matang. Ceri ini membungkus biji kopi berbentuk oval yang umumnya lebih kecil dari biji arabika.

Roasting Kopi Robusta

Sebelum biji robusta dipanggang, mereka memunculkan aroma biji kopi atau oat, memberikan aroma pedas, dan kasar. Setelah dipanggang, biji robusta sering tercium seperti bau gosong. Mungkin lebih mirip karet atau plastik gosong. Mungkin juga sedikit berkayu.

Rasa kopi robusta cenderung pahit bila dibandingkan dengan kopi arabika. Robusta juga memiliki tingkat keasaman yang lebih sedikit.

Meskipun kopi robusta tidak memiliki kehadiran yang signifikan di pasar kopi. Hebatnya, kopi ini sering digunakan sebagai dasar dalam campuran espresso. Biasanya digunakan untuk meningkatkan body espresso.

Mungkin bisa dibilang inilah kopi favorit untuk meningkatkan kualitas espresso. Ketahui juga cara minum kopi robusta yang tidak biasa.

Daerah Penanaman Kopi Robusta

Tanaman robusta ditanam terutama di Afrika Tengah, Afrika Timur, Afrika Barat, Asia Tenggara, India, dan Indonesia. Tanaman ini juga ditanam di Brasil dan biasanya disebut Conilon.

Sebagian besar perkebunan kopi di Indonesia ditanami dengan robusta. Bahkan sejak penjajahan Belanda. Meskipun begitu, dulu di negara kita juga sempat ditanami kopi arabika dalam jumlah besar. Sayangnya punah karena wabah penyakit karat daun.

Hibrida Robusta Dan Arabika – Varietas Sarchimor

Ada bentuk hibrida tanaman kopi yang menyilangkan antara robusta dengan varietas arabika. Persilangan ini bertujuan untuk memberikan ketahanan terhadap penyakit dan kualitas tanaman. Biasanya dikhususkan untuk varietas arabika. Sedangkan di varietas robusta, biasanya digunakan untuk memberikan rasa yang diinginkan dan kualitas aromatiknya.

Varietas tanaman kopi Sarchimor adalah hibrida antara varietas Timor dan varietas Villa Sarchi Kosta Rika (Coffea arabica var. villa sarchi). Karena sifat-sifat yang diwariskan dari varietas Timor (yang merupakan hibrida dari Coffea canephora var. robusta dan Coffea arabica, varietas Sarchimor memiliki ketahanan yang tinggi terhadap penyakit karat daun kopi (Hemileia vastatrix) serta penggerek batang.

Varietas Catimor, Arabusta dan ICatu

Varietas tanaman kopi Catimor (Coffea arabica var. catimor) merupakan persilangan antara varietas Caturra (Coffea arabica var. Caturra) dan Timor. Tanaman kopi Catimor dikenal karena ketahanannya terhadap karat daun kopi. Varietas ini juga memberikan hasil tertinggi dari tanaman kopi komersial.

Varietas Arabusta tumbuh di Afrika. Ini adalah hibrida interspesifik lain dari Coffea canephora var. robusta dan kopi arabika.

Hibrida ICatu dibuat melalui persilangan berulang dari hibrida Coffea arabica dan Coffea canephora var. robusta dengan tanaman kopi kultivar Caturra (Coffea arabica var. caturra) dan Mundo Novo (Coffea arabica var. mundo novo).

Hasil Berkenalan Dengan Kopi Robusta

Cukup kompleks bukan? Sebagai penikmat kopi kita tidak wajib mengetahui hal ini. Tapi, menurut kami akan lebih nikmat jika kita tahu asal usul dari kopi yang kita sruput. Bagaikan ada rasa kebanggaan tersendiri di setiap sruputan kopimu.

Untuk urusan kopi, biasanya kami percayakan kepada Prima Java. Supplier kopi andalan kami. Kopi yang mereka hasilkan rasanya sungguh luar biasa. Tidak heran jika kopi dari mereka sering digunakan oleh para pemilik kedai kopi.

Kalo kamu penasaran coba kunjungi saja Primajava.com. Biasanya mereka juga ada promo-promo menarik seputar kopinya.

Mungkin kali ini cuma ini yang bisa kami sampaikan. Sesi yang begitu luar biasa untuk berkenalan dengan kopi robusta secara lebih dekat.