Karakteristik Kopi Robusta

Inilah karakteristik kopi robusta yang perlu kamu ketahui. Kopi robusta adalah jenis kopi yang paling populer, terutama karena harganya. Berbeda dengan kopi arabika, kopi ini tergolong lebih murah. Meskipun aromanya tidak seharum kopi arabika.

Seringkali biji kopi robusta dicampur sesuai dengan kopi arabika untuk mendapatkan cita rasa yang lebih halus. Meskipun memiliki rasa yang sedikit pahit, tapi kopi ini cukup populer. Sama seperti arabika, kopi robusta juga berasal dari Afrika.

Kabar baiknya, cukup dengan beli kopi jombang kita sudah bisa mendapatkan keduanya.

karakteristik kopi robusta

Mengetahui Karakteristik Kopi Robusta

Kandungan Kopi Robusta

Kopi robusta jauh lebih kaya kafein daripada kopi arabika. Sehingga membuat kopi ini sangat pas untuk diminum di pagi hari. Terutama setelah kita bangun tidur dan memulai hari. Tendangan secangkir kopi berkafein akan sangat membantu kita untuk fokus dan bersemangat.

Biji robusta mengandung 2,7% kafein, sedangkan arabika hanya mengandung 1,5% kafein. Namun, arabika memiliki 60% lemak lebih banyak. Konsentrasi gulanya juga dua kali lipat dari robusta. Kedua faktor inilah yang berperan besar pada rasa kopinya.

Bagaimana Dengan Harga Kopi Robusta?

Secara umum, harga biji kopi robusta sekitar setengah harga arabika di pasaran. Kopi robusta lebih mudah diproduksi dalam jumlah besar. Tanamannya dapat tumbuh di dataran rendah dan kurang sensitif terhadap kondisi iklim dan serangga. Di samping itu juga dapat memberikan hasil panen yang lebih tinggi dari tanaman kopi arabika.

Tanaman kopi robusta mengandung asam klorogenat (CGA) yang merupakan antioksidan. CGA juga berperan sebagai anti serangga bagi tanaman robusta. Kandungan ini berkisar antara 7-10% pada jenis robusta dan 5,5-8% pada arabika.

Semua hal inilah yang membuat harga kopi robusta lebih murah. Karena harganya yang menarik, banyak perusahaan kopi instan dan campuran menyukainya. Tujuannya tentu saja untuk mengurangi biaya dan meningkatkan keuntungan mereka.

Crema Yang Dihasilkan

Kopi robusta banyak digunakan sebagai bagian dari campuran espresso, khususnya espresso gaya Italia. Ini karena crema yang dihasilkan begitu luar biasa.

Crema merupakan krim kental yang tahan lama dan cocok untuk campuran kopi. Beberapa pihak mengatakan crema akan sedikit mempengaruhi rasa. Mereka mengaku sulit untuk mencapai rasio arabika dan robusta yang ideal yang memberikan crema terbaik.

Menurut banyak orang, robusta berkualitas tinggi rasanya lebih halus dan lezat dibanding dengan arabika berkualitas rendah. Namun, robusta berkualitas tidak banyak digunakan terutama pada produksi kopi masal.

Bentuk Biji Kopi Robusta

Biji kopi robusta lebih kecil dan bulat, sedangkan biji arabika lebih besar dan lonjong. Rasa kopi robusta berkisar dari netral hingga kasar. Kopi yang dibuat dari varietas ini biasanya memiliki karakter yang mencolok. Mungkin lebih mirip dengan oatmeal. Seringkali kopi ini juga memiliki rasa earthy dan woody.

Lokasi Ideal Menanam Kopi Robusta

Tanaman robusta bersifat fleksibel. Tanaman yang dapat ditanam di dataran rendah dan jauh lebih mudah dibudidayakan. Sehingga biaya produksi per hektarnya akan tetap rendah.

Tanaman robusta menyukai iklim yang lebih hangat. Kopi robusta kurang menuntut dibanding dengan kopi arabika. Dengan kata lain, tanaman arabika lebih rapuh dan sensitif, membutuhkan iklim yang sejuk dan sub-tropis untuk pertumbuhannya. Varietas ini membutuhkan banyak kelembaban, tanah yang subur, dan naungan terhadap terik matahari. Arabika akan terasa enak ketika ditanam di lokasi yang lebih tinggi.

Fakta Menarik Dari Karakteristik Kopi Robusta

Meskipun kopi arabika merupakan jenis kopi yang mahal, namun ternyata dibeberapa kasus harganya bisa kalah tinggi dari kopi robusta. Sekarang kita tidak sedang membahas kopi robusta berkualitas tinggi dan arabika berkualitas rendah seperti sebelumnya.

Sebagai orang Indonesia seharusnya kita sadar. Mayoritas kebun kopi di Indonesia menanam robusta. Bahkan negara kita sampai dikenal sebagai salah satu eksportir kop robusta terbesar di dunia. Nah, di sini menariknya. Kopi luwak adalah jenis kopi termahal di dunia yang harganya jauh mengungguli arabika. Faktanya, kopi luwak merupakan produk yang ditemukan secara alami asli dari Indonesia. Harga per kilogram kopi luwak di eropa mencapai lebih dari EUR 300.

Sangat menarik bukan? Inilah fakta unik dari karakteristik kopi robusta yang tidak banyak kita sadari.