Mengenal Manfaat, Risiko, Dan Nutrisi Kopi

Kopi adalah minuman pokok sehari-hari bagi kebanyakan orang. Namun sayangnya hanya sedikit yang memahami manfaat, risiko, dan nutrisi kopi yang mereka minum. Berbeda dengan mereka, kami minum kopi untuk membantu diri kami sendiri.

Kopi begitu bermanfaat untuk bersosialisasi dan untuk digunakan sebagai hidangan penutup yang memuaskan.

mengenal manfaat risiko dan nutrisi kopi

Banyak ilmu pengetahuan di luar sana menganjurkan untuk mengevaluasi kebiasaan kita. Tapi faktanya, tidak banyak orang mengubah kebiasaan mereka sehari-hari. Meskipun ada kalanya kebiasaan itu membuat kita khawatir. Biasanya ketika seseorang memberi tahu kita bahwa kita “terlalu banyak minum

Sekarang mari kita kaji lebih jauh.

Manfaat, Risiko, Dan Nutrisi Kopi Yang Kita Minum

Nutrisi Di Dalam Secangkir Kopi

Untuk menentukan apakah kopi itu sehat atau tidak sangat bergantung pada bagaimana kamu menafsirkan kata “sehat” itu sendiri. Jika tujuanmu adalah menikmati minuman yang mengenyangkan yang rendah kalori, karbohidrat, dan lemak, maka secangkir kopi hitam polos pasti cocok untukmu.

Informasi nutrisi berikut disediakan oleh USDA. Kandungan dalam 1 cangkir kopi hitam (270g) tanpa tambahan krim atau gula. Inilah kandungannya:

  • Kalori: 1
  • Lemak: 0g
  • Natrium: 6mg
  • Karbohidrat: 0g
  • Serat: 0g
  • Gula: 0g
  • Protein: 0,3g

Kopi hanya menjadi perhatian ketika kita mulai menambahkan bahan-bahan lain. Misalnya saja seperti susu, perasa, sirup, gula, dan krim kocok. Pada titik ini, satu minuman kopi dapat mengemas kalori dan lemak sebanyak sepotong kue ekstra besar.

Pertimbangkan bahwa satu minuman Starbucks Frappuccino 16 oz memiliki berat tidak kurang dari 430 kalori. Padahal di dalamnya terdapat 12 gram lemak jenuh dan 72 gram karbohidrat bersih. Satu minuman itu sama nilai gizinya dengan 18 kue cokelat Chips Ahoy.

Selain memberikan sejumlah kecil kalium, kopi hitam tidak memiliki nilai gizi nyata. Justru berbagai jenis minuman terkait memberikan lebih banyak kalori daripada yang dibutuhkan.

Sekarang mari kita lihat nilai gizi dari cappuccino:

  • Penyajian 12 ons: 10 gram karbohidrat, 80 hingga 120 kalori tergantung susunya;
  • Penyajian 16 ons: 15 gram karbohidrat, 100 hingga 180 kalori;
  • Penyajian 20 ons: 17 gram karbohidrat, 130 hingga 210 kalori.

Lalu mari kita lihat nilai gizi latte:

  • Penyajian 12 ons: 16 gram karbohidrat, 120 hingga 200 kalori;
  • Penyajian 16 ons: 21 gram karbohidrat, 160 hingga 260 kalori;
  • Penyajian 20 ons: 27 gram karbohidrat, 210 hingga 340 kalori.

Gimana dengan nilai gizi moka?

  • Penyajian 12 ons: 28 hingga 37 gram karbohidrat, 170 hingga 358 kalori;
  • Penyajian 16 ons: 33 hingga 42 gram karbohidrat, 210 hingga 433 kalori;
  • Penyajian 20 ons: 43 hingga 56 gram karbohidrat, 260 hingga 490 kalori.

Manfaat Minum Kopi

Terlepas dari kandungan nutrisinya, kopi adalah stimulan yang dikenal dapat meningkatkan kejernihan mental dan kewaspadaan. Dengan catatan, bila digunakan dalam jumlah sedang.

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa manfaatnya dapat melampaui kesehatan mental kita. Bahkan juga sangat baik bagi kesehatan fisik dan kesejahteraan kita.

Berikut informasi menurut tinjauan studi tahun 2017 yang diterbitkan dalam British Medical Journal. Konsumsi kopi lebih banyak dikaitkan dengan manfaat kesehatan daripada bahayanya.

Kopi yang sudah diroasting adalah campuran kompleks lebih dari 1.000 senyawa bioaktif. Beberapa di antaranya memiliki potensi terapi antioksidan, anti-inflamasi, atau efek anti-kanker.

Di antara temuan mereka, para peneliti menentukan bahwa minum tiga hingga empat cangkir kopi per hari dapat:

  • Menurunkan kanker secara keseluruhan sebesar 18%. Terutama kanker prostat, kanker endometrium, melanoma, kanker mulut, leukemia, kanker kulit non-melanoma, dan kanker hati.
  • Menurunkan risiko kematian akibat penyakit arteri koroner (CAD) sebesar 16%.
  • Menurunkan risiko sindrom metabolik hingga 9%.
  • Menurunkan risiko penyakit hati berlemak non-alkohol (NAFLD) sebesar 28%.
  • Mengurangi risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular sebesar 19%.
  • Mengurangi risiko kematian akibat stroke hingga 30%.
  • Mengurangi risiko sirosis hati hingga 39%.

Selain itu, konsumsi kopi secara teratur dapat menurunkan risiko depresi dan gangguan kognitif. Contohnya seperti penyakit alzheimer. Sebaliknya, kopi tanpa kafein terlihat mengurangi risiko penyakit parkinson, terlepas dari semua faktor lain yang berkontribusi.

Risiko Mengonsumsi Kopi

Terlepas dari sejumlah besar manfaat kesehatannya, kopi dapat memberikan efek negatif pada orang-orang tertentu.

Menurut penelitian yang sama, risiko patah tulang meningkat secara signifikan dengan setiap cangkir kopi yang diminum wanita yang lebih tua. Sebagai perbandingan, risiko pada pria yang lebih tua tampaknya menurun.

Hal ini melemahkan beberapa bukti awal yang menunjukkan bahwa kopi secara inheren bermanfaat untuk osteoporosis. Suatu kondisi yang lebih banyak menyerang wanita daripada pria.

Ada juga bukti yang konsisten bahwa kopi dapat meningkatkan risiko bahaya janin selama kehamilan. Dibandingkan dengan wanita hamil yang tidak minum kopi, mereka yang minum lebih dari enam cangkir per hari, memiliki peningkatan risiko keguguran, kelahiran prematur, atau berat badan lahir rendah.

Demikian pula, konsumsi kopi yang tinggi dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit refluks gastroesofagus (GERD). Kopi yang dark roast (panggangan gelap) dan diseduh dingin tampaknya memiliki efek paling kecil.

Kopi tanpa filter, di sisi lain, terlihat meningkatkan kadar kolesterol total serta trigliserida dan kolesterol low-density lipoprotein (LDL). Menggunakan filter kopi dapat membantu mengurangi risiko ini.

Dari sudut pandang yang lebih luas, kopi mengandung kafein. Ini adalah stimulan kuat yang dapat memicu gejala buruk jika digunakan secara berlebihan.

Pada umumnya orang yang minum lebih dari enam cangkir per hari berada pada peningkatan risiko:

  1. Diare
  2. Insomnia
  3. Sakit kepala
  4. Detak jantung tak teratur
  5. Mual dan muntah
  6. Gugup dan cemas
  7. Dering di telinga
  8. Sakit perut

Sementara beberapa peminum kopi berat akan mengalami gejala yang lebih sedikit. Efeknya juga akan berkurang dari waktu ke waktu. sebagian besar akan menderita serangan episodik atau kronis.

Kesimpulan: Manfaat, Risiko, Dan Nutrisi Kopi

Moderasi adalah kunci untuk menikmati manfaat dan menghindari risiko kopi. Kalo kamu seorang peminum kopi berat, pertimbangkan untuk mengganti satu atau dua cangkir kopi sehari, dengan minuman tanpa kafein. Akan lebih baik lagi kalo kamu menambah asupan air putih.

Meskipun mungkin perlu beberapa waktu untuk mengatasi ketergantungan ini. Untungnya, gejala penarikan cenderung berlangsung singkat dan sembuh dalam beberapa minggu.

Jika sesekali kamu minum kopi tertentu, tapi ada perbedaan dengan berat badanmu, pastikan untuk memeriksa informasi nutrisinya terlebih dahulu. Pilih opsi non-lemak, tanpa pemanis. Tambahkan gula atau pemanis buatan secukupnya agar sesuai dengan seleramu.

Akan selalu ada pro dan kontra disetiap makanan dan minuman yang kita konsumsi. Jadi, bijaklah dalam memilihnya. Ketahui manfaat, risiko, dan nutrisi kopi terlebih dahulu lalu pertimbangkan apakah itu bermasalah untukmu ataukah tidak.