Mengenal Tanaman Kopi

Mari kita mengenal tanaman kopi lebih dalam. Di sini kita akan mempelajari seperti apa ciri-ciri tanaman kopi arabika dan robusta.

Tanaman kopi adalah dicotyledon hijau abadi yang berkayu. Tanaman ini termasuk dalam keluarga Rubiaceae. Karena tumbuh dengan ketinggian yang relatif besar, lebih tepat jika kita sebut sebagai pohon kopi. Pohon ini memiliki batang vertikal utama (orthotropic) dan cabang horizontal primer, sekunder, dan tersier (plagiotropic).

mengenal tanaman kopi

Menarik bukan? Sekarang mari kita bahas lebih dalam.

Mengenal Tanaman Kopi Lebih Dekat

Perbedaan Biji Kopi Arabika dan Robusta

Meskipun ada beberapa spesies kopi yang berbeda. Ternyata, ada dua spesies kopi utama yang dibudidayakan saat ini. Coffea Arabica, yang dikenal sebagai kopi arabika. Tanaman yang menyumbang produksi kopi terbesar di dunia.

Coffea Canephora, yang dikenal sebagai kopi robusta, menyumbang sekitar 20% dari produksi kopi dunia. Berbeda dari kopi arabika dalam hal rasa. Selain itu, dari sisi tanamannya, kopi robusta lebih kuat dari tanaman arabika. Akan tetapi menghasilkan minuman dengan rasa yang kualitasnya lebih rendah dari arabika. Kandungan kafeinnya juga lebih tinggi.

Tanaman kopi robusta dan arabika dapat tumbuh hingga ketinggian 10 meter jika tidak dipangkas. Tapi biasanya para petani akan mempertahankan tanaman kopi pada ketinggian yang wajar agar mudah dipanen.

Pertumbuhan Dan Perkembangan Tanaman Kopi

Tiga sampai empat tahun setelah kopi ditanam, bunga beraroma harum tumbuh bergerombol di ketiak daun kopi. Sementara buahnya hanya diproduksi di jaringan baru.

Tanaman kopi Coffea Arabica melakukan penyerbukan sendiri. Sedangkan tanaman kopi robusta bergantung pada penyerbukan silang. Sekitar 6-8 minggu setelah bunga kopi dibuahi, pembelahan sel terjadi. Buah kopi akan tetap sebagai kepala peniti untuk jangka waktu yang tergantung pada iklim.

Ovarium kemudian akan berkembang menjadi drupes dalam periode pertumbuhan yang cepat. Hal ini akan memakan waktu sekitar 15 minggu setelah berbunga. Selama waktu ini integumen mengambil bentuk biji kopi akhir.

Setelah periode pertumbuhan yang cepat, integumen dan perkamen sepenuhnya tumbuh. Keduanya juga tidak akan bertambah besar. Endosperm tetap kecil sampai sekitar 12 minggu setelah berbunga. Pada saat ini akan menekan, mengonsumsi, dan mengganti integumen.

Sisa-sisa integumen adalah yang membentuk kulit perak. Endosperm akan benar-benar mengisi rongga yang dibuat oleh integumen. Kurang lebih membutuhkan waktu sembilan belas minggu setelah mengalir.

Sekarang endosperma berwarna putih dan lembab. Lalu akan mendapatkan bahan kering selama beberapa bulan ke depan. Selama waktu ini endosperm menarik lebih dari tujuh puluh persen dari total photsynthesates yang dihasilkan oleh pohon.

Mesokarp akan mengembang membentuk pulp manis yang mengelilingi biji kopi. Ceri kopi akan berubah warna dari hijau menjadi merah sekitar tiga puluh hingga tiga puluh lima minggu setelah mengalir.

Mengenal Tanaman Kopi Dari Akar Dan Daunnya

Sistem Akar Tanaman Kopi

Akar pohon kopi dapat memanjang total sepanjang satu kilometer. Sedangkan permukaan penyerap pohon berkisar antara 400 hingga 500 m2.

Ada akar vertikal utama, akar tunggang, dan akar lateral yang tumbuh sejajar dengan tanah. Akar tunggang memanjang tidak lebih dari satu centimeter di bawah permukaan tanah. Empat sampai delapan akar aksial yang biasanya berasal dari sisi horizontal tetapi mengarah ke bawah.

Akar lateral dapat memanjang 2 meter dari batang. Sekitar 80-90% akar pengumpan berada di 20 cm pertama tanah. Berjarak beberapa centimeter dari batang pohon kopi. Namun, ahli menyatakan bahwa konsentrasi akar terbesar berada pada kedalaman 30 sampai 60 cm.

Sistem akar sangat dipengaruhi oleh jenis tanah dan kandungan mineral tanah. Agar kental dan kuat, akar kopi membutuhkan pasokan nitrogen, kalsium, dan magnesium yang ekstensif.

Selama penanaman, akar vertikal utama sering dipotong untuk mendorong pertumbuhan akar horizontal. Tujuannya agar akar memiliki akses yang lebih baik ke air dan menambahkan nutrisi di tanah bagian atas.

Daun Pohon Kopi

Daun elips dari pohon kopi biasanya mengkilap, berwarna hijau tua, dan berlilin. Indeks luas daun biji kopi adalah antara 7 dan 8 untuk kopi dengan hasil tinggi. Tanaman kopi telah menjadi sumber utama oksigen hampir di seluruh bagian dunia. Setiap hektar kopi menghasilkan 86 lbs oksigen per hari, yaitu sekitar setengah dari produksi area yang sama di hutan hujan (sumber: Anacafe).

Ternyata, dengan mengenal tanaman kopi seperti ini, kita jadi tahu bahwa bukan cuma kopinya yang sangat menyehatkan. Namun juga tanaman kopinya merupakan sumber oksigen terbesar di dunia.